ANALISIS HUKUM PENGGUNAAN PAYLATER DALAM PERSPEKTIF FIQIH MUAMALAH KONTEMPORER


Abstract Views : 36   PDF Downloads : 34

Penulis

  • Fatmah Taufik Hidayat Universitas Islam Negri Suska Riau
  • Yoziearni Aulia Universitas Islam Negri Suska Riau
  • Nurhikmah Universitas Islam Negri Suska Riau

Abstrak

Perkembangan teknologi finansial (financial technology) telah melahirkan berbagai inovasi dalam sistem pembayaran digital, salah satunya adalah layanan PayLater yang memungkinkan konsumen memperoleh barang atau jasa terlebih dahulu dan melakukan pembayaran di kemudian hari secara cicilan. Kemudahan tersebut menjadikan PayLater sebagai salah satu instrumen keuangan yang populer di masyarakat, khususnya dalam ekosistem e-commerce. Namun demikian, praktik PayLater menimbulkan problematika hukum dalam perspektif fiqih muamalah, terutama terkait dengan potensi unsur riba, kejelasan akad yang digunakan, serta penerapan denda keterlambatan pembayaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hukum penggunaan PayLater berdasarkan prinsip-prinsip fiqih muamalah kontemporer. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan normatif-analitis, melalui kajian terhadap literatur fiqih klasik dan kontemporer, jurnal ilmiah, serta fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik PayLater berpotensi mengandung unsur riba apabila terdapat tambahan pembayaran yang disyaratkan atas penangguhan utang, serta denda keterlambatan yang menjadi keuntungan bagi pemberi pinjaman. Dari sisi akad, PayLater dapat dikategorikan sebagai akad qardh (pinjaman) atau bai‘ bi at-taqsith (jual beli angsuran) tergantung pada struktur transaksinya. Oleh karena itu, kehalalan penggunaan PayLater sangat bergantung pada mekanisme akad, transparansi biaya, serta penerapan prinsip keadilan dalam transaksi tersebut.

Referensi

Antonio, M. S. (2001). Bank syariah: Teori dan praktik. Gema Insani.

Ascarya. (2013). Akad dan produk bank syariah. Rajawali Press.

Az-Zuhaili, W. (2002). Al-fiqh al-Islami wa adillatuhu (Vol. 1-8). Dar al-Fikr.

Chapra, M. U. (2000). The future of economics: An Islamic perspective. Islamic Foundation.

Karim, A. A. (2010). Bank Islam: Analisis fiqih dan keuangan (Edisi ke-4). RajaGrafindo Persada.

Usmani, M. T. (2002). An introduction to Islamic finance. Idaratul Ma'arif.

Al-Ba'li, A. H. M. (1996). Mafahim asasiyyah fi al-bunuk al-Islamiyah. Al-Ma'had al-'Alami li-al- Fikr al-Islami.

Anfaul, L. (2025). Klausul e-contract pada denda keterlambatan layanan shopee paylater perspektif hukum perjanjian dan fatwa DSN-MUI [Tesis master, UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri]. Repository UIN Saizu. https://repository.uinsaizu.ac.id/34560/

Hidayat, M. R., & Mumtazah, F. (2025). Ta'widh in non-debt banking products: A study on Islamic banks in Indonesia. Iqtishadia: Jurnal Ekonomi & Perbankan Syariah, 12(1). https://ojs.uniska-bjm.ac.id/index.php/IQT/article/view/18550/

Izaty, S. S. (2025). Review of buy now, pay later (BNPL) scheme based on sharia: Potential for sharia-compliant contract models [Skripsi, UNIDA Gontor]. UNIDA Gontor Repository. https://repo.unida.gontor.ac.id/8028/

Marni, A., Darmawijaya, E., & Fauzan, F. (2018). Study of Islamic law in ar-rum product on defaults settlement system in sharia pawnshop of Aceh Besar. *PETITA: Jurnal Kajian Ilmu Hukum Dan Syariah, 3(2), 187-202. https://doi.org/10.22373/petita.v3i2.48

Implementation of multi-akad structures in sharia peer-to-peer lending platforms: A study on legal compliance and innovation in Indonesia's fintech ecosystem*. (2025).Istinbath, 24(1). https://doaj.org/article/0d674df7404f48a7ac7916860f9d721c

Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia. (2000).Fatwa DSN-MUI No. 04/DSN-MUI/IV/2000 tentang Murabahah.

Haidar, A. (n.d.). Durar al-hukkam fi syarh majallat al-ahkam. (Kitab Fiqih Klasik).

Al-Qaradawi, Y. (2005). Fiqh al-muamalat al-maliyah al-mu‘asirah. Dar al-Shuruq.

Syamsudin, M. (2022, Agustus 4). Paylater dan praktik jual beli kredit dalam kajian fiqih muamalah. NU Online. https://nu.or.id/syariah/paylater-dan-praktik-jual-beli-kredit-dalam-kajian-fiqih-muamalah-cvec9

Diterbitkan

27-05-2026

Cara Mengutip

Fatmah Taufik Hidayat, Yoziearni Aulia, & Nurhikmah. (2026). ANALISIS HUKUM PENGGUNAAN PAYLATER DALAM PERSPEKTIF FIQIH MUAMALAH KONTEMPORER. Jurnal Islam Pesisir Dan Kajian Keislaman, 2(1), 48–63. Diambil dari https://ejournalpasca.unisi.ac.id/index.php/jipkk/article/view/161

Terbitan

Bagian

Articles

Lisensi

Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Islam Pesisir dan Kajian Keislaman

Creative Commons License

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.