PENAFSIRAN MAKNA ISRAF MENURUT ASY-SYAUKANI DALAM TAFSIR FATHUL QADIR AL-JĀMI’ BAINA FANNI AR-RIWĀYAH WA AD-DIRĀYAH MIN ‘ILMI AT-TAFSIR
DOI:
https://doi.org/10.32520/jipkk.v1i2.139Kata Kunci:
Israf; Fathul Qadir; Asy-Syaukani; Tematik Tokoh.Abstrak
Artikel ini membahas tentang penafsiran term israf dalam Al-Qur’an dengan berpedoman pada kitab tafsir Fathul Qadr Al-Jmi’ Baina Fanni Al-Riwyah Wa Ad-Diryah Min ‘Ilmi At-Tafsr atau akrab disebut Tafsir Fathul Qadir, karya As-Syaukni Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui makna israf yang dipedomani oleh pendapat Asy-Syaukani dalam kitabnya, Fathul Qadir. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat studi kepustakaan. Dalam kajian Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, penelitian ini merujuk pada penelitian tematik tokoh, yaitu suatu metode penelitian Al-Qur’an dan tafsir yang berorientasi pada pemikiran atau penafsiran seorang tokoh (mufassir) terhadap suatu tema pembahasan tertentu. Dalam penelitian ini, peneliti akan memanfaatkan informasi-informasi yang diperoleh dari berbagai literatur terkait, yaitu kitab tafsir Fathul Qadir sebagai rujukan primer dan buku, mengenai penafsiran As-Syaukni dalam kitabnya, Tafsir Fathul Qadir, terkait makna israf dalam Al-Qur’an. Adapun hasil penelitian ini, dapat dikelompokkan ke dalam empat kategori utama. Pertama, israf dimaknai sebagai bentuk kedurhakaan dan pelanggaran terhadap hukum Allah, sebagaimana termaktub dalam QS. Ali-Imran: 147, QS. Al-Maidah: 32, QS. Yunus: 12, QS. Al-Isra’: 33, QS. Thaha: 127, QS. Al-Anbiya: 9, QS. Yasin: 19, QS. Az-Zumar: 53, QS. Ghafir: 28, 34, 43, dan QS. Az-Zukhruf: 5. Kedua, israf diartikan sebagai tindakan yang melampaui batas fitrah manusia, sebagaimana dijelaskan dalam QS. Al-A’raf: 81 dan QS. Az-Zariyat: 34. Ketiga, israf juga mengandung makna syirik, seperti dalam QS. Yunus: 83 dan QS. Ad-Dukhan: 31. Keempat, israf merujuk pada sikap berlebihan dalam mengelola harta, sebagaimana dijelaskan dalam QS. An-Nisa: 6, QS. Al-An’am: 141, QS. Al-A’raf: 31, QS. Al-Furqan: 67, dan QS. Asy-Syu’ara: 151.artikel, jurnal, serta literatur lainnya terkait dengan makna israf dalam Al-Qur’an, sebagai rujukan sekunder. Sementara itu, dalam analisis data, peneliti menggunakan analisis deskriptif, yaitu pemaparan atau penggambaran
Referensi
Al-Ashfahani, Ar-Raghib, Mu’jam Al-Mufradat Alfaz Al-Qur’an, Beirut : Dar Al-Kotob Al-Ilmiyah, 2013
Al-Hafidz, Ahsin W., Kamus Ilmu Al-Qur’an, Jakarta: Amzah 2006
Asy-Syauka ̅ni, Fath Al-Qadir Al-Jami’ Baina Fanni Ar-Riwayah Wa Ad-Dirayah Min ‘Ilmi At-Tafsir, Alih Bahasa : Amir Hamzah Fachruddin, Tafsir Fathul Qadir, Jilid 3. Jakarta : Pustaka Azzam, 2008
Asy-Syaukānī, Fathul Qadīr Al-Jāmi’ Baina Fannī Ar-Riwāyah wa Ad-Dirāyah min ‘Ilm At-Tafsīr. Alih Bahasa: Amir Hamzah Fachruddin dan Asep Saefullah, Tafsir Fathul Qadir, Jilid 2. Jakarta: Pustaka Azzam, 2008
Asy-Syaukānī, Fathul Qadīr Al-Jāmi’ Baina Fannī Ar-Riwāyah wa Ad-Dirāyah min ‘Ilm At-Tafsīr. Alih Bahasa: Amir Hamzah Fachruddin dan Asep Saefullah, Tafsir Fathul Qadir, Jilid 4. Jakarta: Pustaka Azzam, 2008
Asy-Syaukānī, Fathul Qadīr Al-Jāmi’ Baina Fannī Ar-Riwāyah wa Ad-Dirāyah min ‘Ilm At-Tafsīr. Alih Bahasa: Amir Hamzah Fachruddin dan Asep Saefullah, Tafsir Fathul Qadir, Jilid 5. Jakarta: Pustaka Azzam, 2008
Asy-Syaukānī, Fathul Qadīr Al-Jāmi’ Baina Fannī Ar-Riwāyah wa Ad-Dirāyah min ‘Ilm At-Tafsīr. Alih Bahasa: Amir Hamzah Fachruddin dan Asep Saefullah, Tafsir Fathul Qadir, Jilid 6. Jakarta: Pustaka Azzam, 2008
Asy-Syaukānī, Fathul Qadīr Al-Jāmi’ Baina Fannī Ar-Riwāyah wa Ad-Dirāyah min ‘Ilm At-Tafsīr. Alih Bahasa: Amir Hamzah Fachruddin dan Asep Saefullah, Tafsir Fathul Qadir, Jilid 7. Jakarta: Pustaka Azzam, 2008
Asy-Syaukānī, Fathul Qadīr Al-Jāmi’ Baina Fannī Ar-Riwāyah wa Ad-Dirāyah min ‘Ilm At-Tafsīr. Alih Bahasa: Amir Hamzah Fachruddin dan Asep Saefullah, Tafsir Fathul Qadir, Jilid 8. Jakarta: Pustaka Azzam, 2008
Asy-Syaukānī, Fathul Qadīr Al-Jāmi’ Baina Fannī Ar-Riwāyah wa Ad-Dirāyah min ‘Ilm At-Tafsīr. Alih Bahasa: Amir Hamzah Fachruddin dan Asep Saefullah, Tafsir Fathul Qadir, Jilid 9. Jakarta: Pustaka Azzam, 2008
Asy-Syaukānī, Fathul Qadīr Al-Jāmi’ Baina Fannī Ar-Riwāyah wa Ad-Dirāyah min ‘Ilm At-Tafsīr. Alih Bahasa: Amir Hamzah Fachruddin dan Asep Saefullah, Tafsir Fathul Qadir, Jilid 10. Jakarta: Pustaka Azzam, 2008
Baqi, Muhammad Fu’ad Abdul, Al-Mu’jam Al-Mufahras Li Al-Fazil Al-Qur’an, Beirut : Dar Alfikr, 1980
Mustaqim, Abdul, Metode Penelitian Al-Qur’an Dan Tafsir, Yogyakarta: Idea Press, 2014
Najah, Muftihun, Israf Dalam Pengelolaan Harta Menurut Sayyid Qutb Dalam Kitab Tafsir Fi Zilalil Qur’an, Skripsi Tahun 2021.
Nazir, Moh, Metode Penelitian, Bogor : Ghalia Indonesia, 2013
Sahani, Eli, Israf Kajian Tematik Dalam Perspektif Maqashid Al-Qur’an, Skripsi Tahun 2023.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Islam Pesisir dan Kajian Keislaman

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




