Klasifikasi Istihza’ dalam Al-Qur’an (Analisis Al-Wujūh Wa An-Nazāir)
DOI:
https://doi.org/10.32520/jipkk.v1i2.138Kata Kunci:
Istihza’ , al-Wujūh wa an-Nazāir.Abstrak
Penelitian ini membahas penafsiran makna kata istihza’ dalam Al-Qur’an dengan menggunakan pendekatan ilmu al-Wujūh wa an-Nazāir. Ilmu ini menelaah fenomena satu lafaz yang memiliki banyak makna (al-Wujūh) dan kata-kata berbeda yang memiliki makna serupa (an-Nazāir). Tujuan penelitian adalah untuk mengungkap variasi makna istihza’ dan sinonimitasnya dalam konteks ayat-ayat-ayat Al-Qur’an, sehingga dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif dan kontekstual terhadap makna kata tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka dan deskriptif-analitis terhadap ayat-ayat Al-Qur'an yang mengandung kata istihza’ dan kata-kata sinonimnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa istihza’ memiliki makna yang beragam, mulai dari ejekan, cemoohan, hingga hinaan, yang dipengaruhi konteks ayat. Selain itu, terdapat kata-kata lain dalam Al-Qur'an yang berbeda lafaznya namun memiliki makna yang hampir sama, seperti sakhr, lamz, laghwu, tanabazu yang memperkaya pemahaman makna istihza’ . Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan al-Wujūh wa an-Nazāir sangat efektif dalam memperdalam penafsiran makna istihza’ dengan banyak perbedaan makna dan sinonimitas. Pendekatan ini memberikan kontribusi penting dalam ilmu tafsir dan membantu umat Islam memahami pesan Al-Qur’an secara lebih tepat dan kontekstual, khususnya terkait sikap yang harus dihindari dalam interaksi sosial.
Referensi
Shihāb, M. Quraish. Tafsir Al-Misbah. Cet.V. Jakarta: Lentera Hati. 2002.
Ali, AbdullahYusuf. The Holy Qur’an. Terj. Ali Audah, Tafsir Qur’an 30 Juz : Teks, Terjemah dan Tafsir, Cet. III. Bogor: Pustaka Litera Antar Nusa. 2009
Sari, Sindy Kartika. Bullying dan Solusinya dalam Al-Qur’an”, Jurnal: Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Institut Agama Islam Negeri Surakarta. (t.th)
Mustakim, Abdul. Metode Penelitian Al-Qur’an dan Tafsir. Yogyakarta: Idea Press Yogyakarta. 2022
Ayaturrahman. Lafaz Matsal dalam Al-Qur’an dan Aplikasinya dalam Ilmu Al-Wujûh Wa An-Nazhâir. Jurnal Kajian Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Vol. 2. No. 1. (t.th)
Shihab, M. Quraish. Kaidah Tafsir: Syarat, Ketentuan dan Aturan yang Patut Anda Ketahui dalam Memahami Ayat-Ayat Al-Qur’an. Cet. IV. Tangerang: Lentera Hati. 2019.
Sarwat, Ahmad. Al-Wujûh wa An-Nazhair dalam Al-Qur’an (Satu Kata Banyak Makna, Satu Makna Banyak Kata). Cet. I. Jakarta: Rumah Fiqih Publishing. 2019
Azizah, Nur. Implikasi Konsep Al-Wujûh wa An-Nazhair dalam Penafsiran Al-Qur’an, Al-Tadabbur: Jurnal lmuAl-Qur’an dan Tafsir, Vol. 8, No. 1. (2023).
Wahidi, Ridhoul. Pengantar Ilmu Al-Wujuh wa An-Nazair. Cet. I. Yogyakarta: Mirra Buana Media Yogyakarta. 2021
Baql, Muhammad Fuad Abdul. al-Mu’jam al-Mufahras li Alfaz Al-Qur’an al-Karim. Kairo: Dar al-Kutub al-Misriyyah. 1364 H.
Isnaini, Amalia. Dkk. Warning Dan Konsekuensi Hate Speech Dalam Al-Qur’an (Kajian Tafsir Tematik ), Journal Multicultural of Islamic Education, Vol. 7 No. 1. (2023)
Yunus, Mahmud. Kamus Arab-Indonesia. Jakarta: PT. Mahmud Yunus Wa Dzurriyyah. 1989
Ahmad, Abu al-Husain. Mu’jam Maqayis Al-Lugah, Juz III
(t.t. :Ittihad al-kitab al-’Arab. (2007).
Fitrah, Saidil. Sakhar dalam Al-Qur’an (Kajian Tafsir Tahlili terhadap QS. . al-Hujurat/49:11. Skripsi Jurusan Tafsir Hadis Fakultas Ushuluddin, Filsafat dan Politik Universitas Islam Negeri Alauddin. 2015.
Shaleh, Kamaruddin. Ayat-ayat Larangan dan Perintah dalam al-Qur’an. Cet. IV. Bandung: CV. Penerbit Diponegoro. 2008.
Qur’an Kemenag, https://quran.kemenag.go.id/quran/per-ayat/surah /49?from=1&to=18, diakses pada tanggal 21 Januari 2025, pukul 13.25 WIB
Ghazali, M. Yusni Amru, dkk. Ensiklopedi Al-Qur’an dan Hadis Pertema. Cet. 3. Jakarta: PT. Gramedia. 2019.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Islam Pesisir dan Kajian Keislaman

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




