KONSEP SURGA DAN NERAKA DALAM TASAWUF FALSAFI IBNU SINA: ANALISIS PERBANDINGAN DENGAN PSIKOLOGI KOGNITIF


Abstract Views : 15   PDF Downloads : 0

Penulis

  • Nengseh Universitas Islam Indragiri
  • Qustoniah Universitas Islam Indragiri
  • Amaruddin Universitas Islam Indragiri

Kata Kunci:

Paradise, Hell, Ibn Sina, Cognitive Psychology

Abstrak

ABSTRAK

Di era internet saat ini, situs media sosial seperti TikTok dan Instagram memengaruhi pemahaman kaum muda tentang spiritualitas, seringkali mengubah pemahaman teologis yang rumit. Tujuan penelitian dilakukan untuk mengkaji konsep surga dan Neraka dari sudut pandang Filosofis dan Historis. Penelitian menggunakan. Deskriptif Kualitatif dengan teknik pengumpulan data Literature Research (Penelitian Pustaka). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Ibnu Sina melihat surga dan neraka sebagai kondisi kesadaran yang dipengaruhi oleh kualitas jiwa individu. Penelitian ini menganalisis persepsi kontemporer tentang kedua konsep ini dengan pendekatan historis dan filosofis, menekankan pentingnya makna yang lebih dalam dalam kisah-kisah spiritual. Dalam pandangan Ibnu Sina dan tasawuf, kehidupan setelah mati terkait dengan moralitas dan kecerdasan individu, sementara psikologi kognitif memandangnya sebagai kondisi mental berdasarkan pola pikir.

Kata Kunci: Surga, Neraka, Ibn Sina, Psikologi Kognitif

Referensi

Al-Attas, Syed Muhammad Naquib (1993). Islam and Secularism. Kuala Lumpur: ISTAC.

Arysad, Mujahid Mallombasi Dkk. (2024) Ibnu Sina (Avicenna). Jurnal Ulil Albab: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 4 (1).

Baym, Nancy K. (2023) Personal Connections in the Digital Age. Cambridge: Polity Press.

Aaron T. Beck, (1976) Cognitive Therapy and the Emotional Disorders. New York: Penguin.

Campbell, Heidi A., dan Tsuria, Ruth (2021) Digital Religion: Understanding Religious Practice in Digital Media. New York: Routledge.

Gutas, Dimitri. (2014) Avicenna and the Aristotelian Tradition. Leiden: Brill.

Hasan, IqbaI, (2008) Analisis Data Penelitian Dengan Statistik, Jakarta: Bumi Aksara.

Hjarvard, Stig. (2008) "The Mediatization of Religion: A Theory of the Media as Agents of Religious Change." Northern Lights 6, no. 1.

Lazarus, Richard S. (1991) Emotion and Adaptation. New York: Oxford University Press pp 213–218.

Nasrullah, Rulli (2022) Media Sosial: Perspektif Komunikasi, Budaya, dan Sosioteknologi. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Neisser, Ulric. (2014) Cognitive Psychology. New York: Psychology Press.

Nirwan Wahyudi AR, Dkk (2023). Fungsionalisasi Budaya Lokal sebagai Alternatif sarana Dakwah di Era Digital. Shoutika: Jurnal Studi Komunikasi dan Dakwah. Vol 3 (1).

Statista (2024) TikTok Usage among Gen Z in 2024. New York: Statista Research Department.

Sina, Ibn (1906) Risālah al-Adhawiyyah fī al-Ma‘ād. Kairo: al-Maṭba‘ah al-Amīriyyah.

Sina, Ibn (1938) Kitāb al-Najāt. Kairo: Maktabah al-Khānjī.

Sina, Ibn (1957). Al-Ishārāt wa al-Tanbīhāt, ed. Sulaymān Dunyā Jilid III. Kairo: Dār al-Ma‘ārif.

S. Beck, Judith (2011) Cognitive Behavior Therapy: Basics and Beyond. New York: Guilford Pre

Diterbitkan

27-05-2026

Cara Mengutip

Nengseh, Qustoniah, & Amaruddin. (2026). KONSEP SURGA DAN NERAKA DALAM TASAWUF FALSAFI IBNU SINA: ANALISIS PERBANDINGAN DENGAN PSIKOLOGI KOGNITIF. Jurnal Islam Pesisir Dan Kajian Keislaman, 2(1), 29–47. Diambil dari https://ejournalpasca.unisi.ac.id/index.php/jipkk/article/view/126

Terbitan

Bagian

Articles

Lisensi

Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Islam Pesisir dan Kajian Keislaman

Creative Commons License

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.